NUPTK Search Engine Versus NUPTK Web Browser

Sekitar pertengahan bulan Maret 2012, tim pengembang aplikasi NUPTK meluncurkan sebuah search engine NUPTK baru berbasis web. Kegunaan dari search engine ini sama dengan NUPTK web browser, yaitu untuk melakukan penelusuran data NUPTK.

Search engine NUPTK mempunyai beberapa kelebihan dibandingkan dengan NUPTK web browser. Penggunaan search engine NUPTK cukup menggunakan browser yang sudah ada, seperti mozilla firefox, inernet explorer, opera, google chrome dan yang lainnya, sehingga tidak perlu download software khusus lagi.

Data kelas termasuk jumlah siswa dalam satu sekolah ditampilkan secara lengkap dan detail. Sedangkan data ptk juga menampilkan informasi yang lebih banyak, seperti usia, ijazah terakhir, status pegawai, tugas atau jabatan, masa kerja dan status sertifikasi. Menu mencetak daftar PTK juga tersedia.

Dilengkapi dengan form pengaduan NUPTK, para PTK yang mempunyai masalah dengan NUPTK bisa menggunakan fasilitas pengaduan tersebut. Selain itu, form pengaduan juga dapat mengadukan data PTK lain apakah PTK tersebut belum layak untuk sertifikasi, sudah tidak aktif mengajar, pindah ke sekolah lain, pensiun atau meninggal dunia. Sehingga data akan lebih cepat terupdate dan akurat.

Meskipun mempunyai banyak kelebihan, tetapi search engine NUPTK ini juga mempunyai kekurangan dibandingkan dengan NUPTK web browser, terutama dalam proses pencarian. Penggunakan kata kunci pencarian harus tepat, minimal satu kata bukan dalam ukuran huruf. Jika salah menggunakan keyword, data yang muncul hanya tertulis data tidak ditemukan. Sedangkan jika kata kunci pencarian tidak diisi, kita harus mencari per halaman dimana total halaman yang muncul bisa mencapai puluhan.

Sejak nuptk search engine berbasis web diluncurkan sampai tulisan ini dipublikasikan, masih terdapat script yang bermasalah meskipun sudah menggunakan keyword yang tepat. Pilihan jenis sekolah untuk SMK ada empat. Jika pilihan jenis SMK salah, maka data tidak dapat ditemukan. Apalagi data untuk non formal selalu muncul data tidak ditemukan. Selain penggunaan kata kunci yang harus sesuai dengan data yang ada di pusat, status pengajuan nuptk baru tidak dapat terdekteksi, apakah sudah diproses, ditunda, ditolak, bahkan dibatalkan.

Masih belum diketahui apakah dua search engine nuptk berbasis web dan software ini akan terus dapat digunakan semuanya atau pihak kemdiknas terutama tim pengembang aplikasi nuptk akan meniadakan penggunaan nuptk web browser. Kita hanya dapat mengetahui seiring dengan berjalannya waktu.

Semoga untuk ke depannya search engine nuptk baru ini lebih mudah, cepat, maksimal, data lebih akurat dan kesalahan hasil pencarian lebih minim.

Leave a Comment

Filed under NUPTK

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>